Fungsi dan Sistem Layanan Perpustakaan


Perpustakaan
Ilustrasi Perpustakaan
Perpustakaan adalah suatu unit kerja dari suatu badan atau lembaga tertentu yang mengelola bahan-bahan pustaka, baik berupa buku-buku maupun bukan buku yang diatur secara sistematis menurut aturan tertentu sehingga dapat digunakan sebagai sumber informasi oleh setiap pemakainya (Bafadal, 2009:3).

Fungsi Perpustakaan

Dalam menjalankan fungsinya, perpustakaan sekolah hendaknya mempunyai manfaat bagi para penggunanya, manfaat perpustakaan sekolah menurut Bafadal (2009:5) antara lain:
  1. Perpustakaan sekolah dapat menimbulkan kecintaan murid-murid terhadap membaca.
  2. Perpustakaan sekolah dapat memperkaya pengalaman belajar.
  3. Perpustakaan sekolah dapat menanamkan kebiasaan belajar mandiri yang akhirnya murid-murid dapat belajar mandiri.
  4. Perpustakaan sekolah dapat mempercepat proses penguasaan teknik membaca.
  5. Perpustakaan sekolah dapat membantu perkembangan kecakapan berbahasa.
  6. Perpustakaan sekolah dapat melatih murid-murid kearah tanggung jawab.
  7. Perpustakaan sekolah dapat memperlancar murid-murid dalam menyelesaikan tugas sekolah.
  8. Perpustakaan sekolah dapat membantu guru-guru menemukan sumber-sumber pengajaran.
  9. Perpustakaan sekolah dapat membantu murud-murid, guru-guru dan anggota staf sekolah dalam mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Keberadaaan perpustakaan dalam suatu masyarakat tetap dipertahankan karena perpustakaan mempunyai fungsi yang berkaitan degan kepentingan masyarakat menurut Bafadal (2009:6) adalah:
  1. Fungsi edukatif, perpustakaan merupakan sumber belajar bagi sekolah, hal ini merupakan salah satu faktor penunjang dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah.
  2. Fungsi informatif, perpustakaan dapat juga berfungsi sebagai fungsi informasi bagi siswa dan guru dimana didalam perpustakaan juga seringkali menyediakan majalah, surat kabar, artikel, peta, dan lain-lain.
  3. Fungsi dan tanggung jawab administratif, fungsi ini tampak dari kegiatan sehari-hari dimana setiap ada peminjaman dan pengembalian buku selalu dicatat oleh pustakawan.
  4. Fungsi riset, yaitu perpustakaan sebagai tempat untuk mengumpulkan data atau informasi yang dibutuhkan.
  5. Fungsi rekreatif, yaitu perpustakaan sebagai tempat rekreasi dan berimajinasi bagi para pengunjungnya.

Sistem Layanan Perpustakaan

Secara umum sistem layanan perpustakaan ada dua macam yaitu layanan yang bersifat terbuka dan layanan yang bersifat tertutup menurut Darmono (2007:167), pengelompokan ini didasarkan pada kebiasaan yang diberikan oleh perpustakaan kepada pengguna perpustakaan dalam menemukan koleksi yang dimiliki perpustakaan. Kedua sistem ini pada dasarnya bertujuan untuk :
  1. Mengamankan koleksi perpustakaan serta menghindari atau menekan terjadinya kehilangan koleksi perpustakaan.
  2. Mengetahui siapa peminjam koleksi perpustakaan dan berapa yang sedang dipinjamnya.
  3. Mengetahui batas waktu peminjaman buku yang sedang dipinjam. 

a. Sistem layanan tertutup

Sistem layanan tertutup adalah sistem layanan perpustakaan yang tidak memungkinkan pemakai perpustakaan mengambil sendiri bahan pustaka diperpustakaan. Pengambilan bahan pustaka harus melalui perpustakaan, demikian juga dengan pengembalian bahan pustaka yang telah dipinjamnya.

b. Sistem layanan terbuka 

Sistem layanan tebuka adalah sistem layanan yang memungkinkan para pengguna secara langsung dapat memilih, menemukan, dan mengambil sendiri bahan pustaka yang dikehendaki dari jajaran koleksi perpustakaan. Pada sistem ini pemakai perpustakaan dapat melakukan browsing bahan pustaka dari jajaran koleksi.

Daftar Pustaka

  • Bafadal, Ibrahim. 2009. Pengelolaan Perpustakaan Sekolah. Jakarta: Bumi Aksara.
  • Darmono. 2007. Perpustakaan Sekolah: Pendekatan Suatu Aspek Manajemen danTata Kerja. Jakarta : Gramedia Widiasmara Indonesia.
Jangan lupa membagikan referensi ini jika bermanfaat

Terimakasih