Apa itu Artikel?


Pengertian Artikel

Artikel
Artikel
Artikel merupakan tulisan lepas berisi opini seseorang yang mengupas tuntas suatu masalah tertentu yang sifatnya aktual atau kontroversial dengan tujuan untuk memberitakan (informatif) dan meyakinkan (persuasif) atau menghibur khalayak (rekreatif) (Sumadiria, 2005:11).

Artikel adalah karya tulis lengkap, tulisan nonfiksi, dan karangan tertulis yang panjangnya tak tentu (Gunawan, 2008:6). Kedudukan dalam media massa sama dengan karya tulis lainnya, seperti tajuk rencana, kolom, analis berita, karikatur, dan karya-karya lainnya. Artikel ditulis umumnya karena ada fenomena yang terjadi, kemudian direspon oleh penulisnya dengan gagasan-gagasan atau pemikiran-pemikirannya yang dituangkan dalam bentuk tulisan.

Dalam lingkup jurnalistik, para pakar komunikasi menerjemahkan artikel berdasar sudut pandang masing-masing. Menurut Syariffudin dalam Djuroto dan Suprijadi (2014:3), artikel adalah suatu tulisan tentang pelbagai soal, mulai dari politik, sosial, ekonomi, budaya, teknologi, olahraga, dll. Tulisan macam itu tidak terikat gaya bahasa ataupun format tulisan. Penulisan artikel di media masa tidak harus oleh wartawannya sendiri, orang selain wartawan pun bisa menyumbangkan artikelnya.
Sementara itu, Kuncoro (Rahardi, 2012:29) menjelaskan artikel adalah tulisan lepas yang dibuat seseorang, lazimnya bukan orang yang berada dalam redaksi media bersangkutan, untuk mengupas masalah aktual dan masalah kontroversi tertentu. Ada dua hal yang digarisbawahi dalam sebuah artikel, yaitu masalah aktual dan masalah kontroversi.

Berdasarkan pendapat-pendapat para ahli mengenai artikel, dapat disimpulkan bahwa artikel merupakan tulisan sederhana yang dimuat dalam laporan berita, majalah, surat kabar, dan sebagainya. Pengertian Artikel yang dipaparkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia akhirnya membuat banyak orang yang salah persepsi terhadap tulisan yang ada di media cetak termasuk juga penulisan untuk media online. Padahal di dalam karya tulis untuk media cetak tersebut, karya-karya tulisnya tidak hanya mengandung sebuah artikel tetapi ada bentuk karya tulis yang berupa kolom, dan pendapat. Sebuah artikel lebih sederhana dibandingkan dengan karya tulis lainnya, dapat dilihat dari pemilihan judul, sistematika penulisan sampai isi dalam artikel tersebut. Selain itu, ragam bahasa, dan pemilihan katanya lebih santai. Meskipun dalam artikel tetap dibutuhkan sebuah penyelesaian yang bersifat memadai, dan kandungannya harus bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Tujuan Penulisan Artikel

Sebagian besar artikel dituliskan orang untuk dimuat di media massa, jika sebuah artikel berhasil dimuat di surat kabar atau majalah, penulisnya akan mendapat penghargaan berupa royalti (Rahardi, 2012:33). Artinya, artikel bisa jadi lahar pekerjaan untuk sebagian artikel. Sekarang ini pertumbuhan media massa sangat menggembirakan, baik media massa yang berbentuk surat kabar, majalah maupun tabloid. Dalam pertumbuhan media massa tersebut, artikel mempunyai peran penting sebagai konten yang selalu ada pada media massa tersebut. Artikel dalam media massa memiliki tujuan tertentu, tujuan tersebut tergantung jenis media massa yang memuat artikel tersebut.

Secara umum tentang tujuan penulisan artikel menurut Sudarman (2008:7-8), sebagai berikut.
  1. Menginformasikan (to inform). Maksudnya bahwa artikel merupakan tempat untuk menginformasikan peristiwa atau hal-hal penting yang perlu diketahui khalayak.
  2. Mendidik (to educate). Tulisan artikel di sebuah media massa dapat mengalihkan ilmu pengetahuan sehingga mendorong perkembangan intelektual yang dibutuhkan para pembaca.
  3. Menghibur (to intertait). Artikel merupakan tempat yang dapat memberikan hiburan atau rasa senang kepada pembacanya.
  4. Memengaruhi (to influence). Maksudnya artikel dapat memengaruhi pembacanya. Baik pengaruh yang bersifat pengetahuan, perasaan maupun tingkah laku.
  5. Memberikan respon sosial (to social responsibility). Maksudnya bahwa dengan adanya artikel di media massa pembaca dapat menanggapi tentang fenomena, dan situasi sosial atau keadaan sosial yang terjadi.


Secara garis besar tulisan yang berupa artikel dan makalah dipisahkan atas tulisan ilmiah dan tulisan nonilmiah. Semi (2011:196) mengungkapkan artikel (tulisan, wacana) ilmiah, merupakan tulisan yang berisi informasi faktual dan objektif yang dapat digunakan pembaca untuk melakukan tindakan, dijadikan pegangan, bahan perbandingan atau penambah pengetahuan. Tulisan artikel menurut Semi tersebut bertujuan untuk menginformasikan penelitian, penemuan atau hasil bacaan kepada pembaca. Dengan informasi tersebut, pembaca dapat menyusun kebijaksanaan atau memperkaya pengetahuan.

Senada dengan hal itu, Djuroto dan Suprijadi (2014:7-8) menjelaskan kegunaan artikel bagi surat kabar atau majalah adalah untuk membedakan muatan antara berita (fakta) dan opini. Hampir setiap surat kabar dan majalah menyediakan satu halaman khusus untuk artikel yang disebut opinion page. Dalam kegunaan tersebut jelas bahwa artikel memberikan kesempatan kepada khalayak untuk menyampaikan pendapatnya.

Karakteristik Artikel

Sebuah artikel terdiri dari atas tiga bagian, yaitu: (1) latar belakang, (2) isi, (3) penutup (Zainurrahman, 2013:177). Sebuah artikel relatif tidak panjang, tidak seperti makalah. Artikel hanya membahas satu objek sedangkan pembahasan makalah lebih kompleks.

Sementara itu, karakteristik artikel menurut Sudarman (2008:141), yaitu :
  1. Ditulis berdasarkan pandangan penulisnya (views).
  2. Tulisan hasil sendiri (orisinil) artinya bahwa artikel merupakan buah pikiran seseorang secara orisinil.
  3. Mengandung gagasan aktual, artinya bahwa artikel merupakan suatu gagasan yang bersifat baru. Seorang khalayak akan menyukai suatu yang kebaruan. 
  4. Ditulis secara referensial dengan visi intelektual, artinya bahwa artikel merupakan karya intelektual. Dengan demikian penulisnya pun bersifat intelektual. Penulis, dan pembacanya memahami artikel yang memerlukan pemikiran.
  5. Mengandung ragam bahasa yang hidup, komunikatif, dan popular. Artinya bahwa menulis artikel untuk media massa baik media massa bentuk surat kabar, majalah maupun tabloid, dengan menggunakan bahasa jurnalistik yang sederhana, dan jelas, hidup, menarik, popular, dan komunikatif. 
  6. Singkat, padat, dan tuntas, artinya bahwa artikel itu tidak bertele-tele sehingga alur pemikirannya mudah dipahami pembaca.

Artikel merupakan salah satu bentuk tulisan yang sering ditemukan, baik di media online maupun cetak. Jenis tulisan artikel bersifat nonfiksi, artinya bukan khayalan atau rekaan seperti layaknya tulisan-tulisan fiksi serta memiliki ragam bahasa yang berbeda dengan karya fiksi.

Senada dengan hal itu, Anneahira (2015:2) menjelaskan jenis dan contoh artikel memang banyak ditemukan, dan bisa dicari dipelbagai media sosial. Mengamati beberapa contoh artikel yang bisa ditemukan di media online misalnya, karakteristik artikel secara sederhana di antaranya:
  1. Memiliki tema tertentu yang dibahas dengan utuh.
  2. Bahasa yang digunakan dalam kalimatnya bergantung pada tema yang dibahas, bisa kalimat dengan bahasa yang santai atau lugas. Intinya, bahasanya komunikatif sehingga si pembaca tertarik, dan mudah memahami isinya.
  3. Isi artikel itu diupayakan senantiasa menarik bagi pembaca. Seandainya penulis menemukan karakteristik yang lain setelah membaca beberapa artikel, dan mempelajarinya, maka penulis bisa menambahkannya sebagai tambahan karakteristik artikel.

Penilaian Sebuah Artikel

Artikel yang baik untuk pembacanya tentu harus memenuhi syarat tersendiri. Terdapat hal-hal yang harus dipenuhi dalam sebuah artikel, sebuah artikel harus (1) memiliki topik atau gagasan secara cermat; (2) penulis artikel harus mengetahui, dan memahami pembaca; (3) memahami segi teknis penerbitan; (4) terdapat outline: (5) artikel ditulis dengan paragraf yang berbobot; (6) artikel menyajikan gagasan pokok secara eksplisit; (7) artikel memberi ilustrasi yang segar dan menarik; (8) artikel menggunakan bahasa yang hidup: (9) artikel ditutup dengan paragraf yang kuat (Semi, 2011:199).

Selain itu, menurut Djuroto dan Suprijadi (2014:44-45), materi tulisan pada artikel yang diminati redaktur surat kabar atau majalah bisanya harus memenuhi persyaratan sebagai berikut; (1) tulisan artikel harus orisinil, belum pernah dimuat di media lain; (2) bersifat faktual dan aktual; (3) mengandung unsur ilmiah populer bukan ilmiah teknis; (4) mengandung gagasan sentral yang jelas, bukan sekadar pernyataan lepas; (5) utamakan gagasan sendiri, bukan merangkum pendapat atau pernyataan orang lain; (6) tidak mengandung unsur yang menyinggung atau menghina salah satu suku, agama, ras, dan golongan (SARA) atau pun kehormatan negara lain; (7) tidak mengandung tulisan yang dapat dikategorikan menghina pejabat negara, pemerintah atau pun kepala negara: (8) secara eksplisit atau implisit tidak mengandung paham ideologi yang dilarang pemerintah atau bertentangan dengan pancasila; (9) tidak menyerang pribadi lain atau pihak tertentu; (10) tidak melanggar kesusilaan; (11) materi bukan merupakan promosi yang bersifat komersial tentang suatu produk usaha jasa lainnya secara langsung;, dan (12) bukan merupakan trial by the press.
Jangan lupa membagikan referensi ini jika bermanfaat

Terimakasih