Pengertian dan Siklus Sistem Informasi Manajemen


Pengertian Sistem Informasi Manajemen

Sistem Informasi Manajemen
Sistem Informasi Manajemen
Sistem itu dapat berbentuk abstrak atau berwujud. Sistem yang abstrak merupakan perpaduan dari berbagai pemikiran yang saling bergantung dan menunjang. Sistem dalam pengertian berwujud adalah kumpulan dari komponen– komponen yang bekerja sama untuk mencapai tujuan.

Maka sistem informasi manajemen ialah sistem antara manusia atau mesin yang terpadu (integrated), untuk menyajikan informasi guna mendukung fungsi operasi, manajemen dan pengambilan keputusan dalam suatu organisasi.

Sistem informasi manajemen merupakan suatu sistem yang melakukan fungsi–fungsi untuk menyediakan semua informasi yang akan mempengaruhi semua operasi organisasi. SIM juga merupakan kumpulan dari sistem–sistem informasi. Semua sistem–sistem informasi tersebut dimaksudkan untuk memberikan informasi kepada semua tingkatan manajemen yaitu:
  1. Manajemen Tingkat Bawah (low level manajemen) disebut juga operating manajemen.
  2. Manajemen Tingkat Menengah (middle level manajemen).
  3. Manajemen Tingkat Atas (top level manajemen) disebut juga dengan executive manajemen.

Siklus Sistem Informasi Manajemen

Tahap Analisa Sistem

Tahap awal dari pengembangan sistem informasi dimulai dengan studi kelayakan terhadap rencana pengembangan sistem informasi pada sistem yang berlaku saat ini. Jika kebutuhan akan suatu sistem yang baru telah diketahui, maka suatu analisis terhadap kebutuhan akan dilakukan untuk mengetahui apa yang harus diperbuat dan untuk memperbaiki sistem yang ada.

Kemudian apabila laporan formal yang didapat dari hasil tahap analisis telah ada, maka berdasarkan laporan inilah keputusan itu diambil. Baik keputusan itu untuk meneruskan ke tahap berikutnya atau dilakukan tahap analisis ulang maupun pembatalan proyek pengembangan sistem informasi. Tahap inilah yang sangat penting.

Tahap Desain Sistem

Pada tahap kedua ini sistem mulai dirancang dengan tujuan agar dapat menjawab pertanyaan tentang bagaimana cara permasalahan diatasi. Sistem informasi baru tersebut mulai dibuat dengan mendesain aliran informasi yang berorientasi pada pengawasan yang dilakukan oleh fungsi-fungsi dalam suatu organisasi.

Kegiatan yang dilakukan pada tahap ini adalah merancang aliran informasi sistem yang baru, mempersiapkan rencana kebutuhan perangkat keras, merancang basis data, merancang pengurutan pengolahan data atau diagram alur program dan merancang keluaran laporan.

Tahap Implementasi Sistem

Tahap ketiga ini dilaksanakan apabila kedua tahap sebelumnya telah diselesaikan. Pada tahap ini dilakukan penerjemahan rancangan sistem informasi ke dalam bahasa yang dimengerti oleh seluruh perangkat kerja sistem. Pada tahap ini dilakukan juga konversi dari sistem lama dan dianggap tidak dapat dipakai lagi ke sistem yang baru. Kemudian dilakukan pengujian operasi sistem yang baru tersebut dan mengecek apakah sudah sesuai dengan yang diinginkan.

Tahap Operasi dan Perawatan Sistem

Pada tahap terakhir ini semua sistem diuji coba. Apabila telah sesuai dengan kebutuhan, maka sistem siap dioperasikan. Dan apabila terjadi kesalahan, maka dilakukan perbaikan dan koreksi.
Sistem yang dipakai tadi apabila sering dioperasikan dan dalam jangka waktu yang lama, maka akan terjadi perubahan-perubahan pada sistem fisiknya. Oleh karena itu tahap yang paling akhir dari seluruh pengembangan sistem yaitu dengan melakukan perawatan terhadap sistem itu sendiri.
Jangan lupa membagikan referensi ini jika bermanfaat

Terimakasih