Tujuan, sasaran dan Proses Pendidikan dan Pelatihan

Pada dasarnya tujuan merupakan rencana yang telah ditentukan untuk memperoleh hasil dengan mengurangi resiko dari kegiatan. Tujuan utama setiap pendidikan dan pelatihan adalah :
  1. Agar masing-masing pengikut pendidikan dan latihan dapat melakukan pekerjaannya kelak dengan efesien.
  2. Agar pengawasannya lebih sedikit.
  3. Agar pengikut pendidikan dan latihan dapat cepat berkembang.
  4. Untuk menstabilisasi pegawai atau mengurangi labour turn over (LTO).
Sasaran yang diterapkan dengan adanya pendidikan dan pelatihan adalah sebagai berikut:
  1. Pekerjaan diharapkan lebih cepat dan lebih baik.
  2. Penggunaan bahan dapat lebih dihemat.
  3. Penggunaan peralatan dan mesin diharapkan lebih tahan lama.
  4. Angka kecelakaan diharapkan lebih kecil.
  5. Tanggung jawab diharapkan lebih besar.
  6. Biaya produksi diharapkan lebih rendah.
  7. Kelangsungan hidup perusahaan diharapkan lebih terjamin.
Dengan demikian pelaksanaan pendidikan dan latihan haruslah semaksimal mungkin diarahkan pada tercapainya tujuan dan sasaran dari program ini.

Pendidikan dan pelatihan merupakan suatu proses yang akan menghasilkan output  berupa  suatu perubahan perilaku dan peningkatan kemampuan berupa pengetahuan dan ketrampilan peserta pendidikan dan pelatihan.
Proses Pendidikan dan Pelatihan
Proses Pendidikan dan Pelatihan
Dari gambar itu bila dilihat dari pendekatan sistem terdiri dari :
  1. Input adalah peserta diklat
  2. Proses adalah pendikan dan pelatihan
  3. Sedangkan outputnya adalah perubahan perilaku dan peningkatan kemampuan.
Pendidikan dan pelatihan yang ada dalam suatu organisasi merupakan upaya  pengembangan sumber daya manusia, dan dijadikan sebagai suatusuatu siklus yang harus terjadi secara terus-menerus.

Daftar Pustaka

  • Soekidjo Notoatmodjo, 1992, Pengembangan Sumber Daya Manusia, cetakan kelima, PT Rineka Cipta, Jakarta.