Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sales Promotion Girl (SPG) - Pengertian, Fungsi, Jenis, Syarat dan Job Desk

Sales Promotion Girl (SPG) adalah suatu profesi dalam pemasaran untuk mempromosikan suatu produk, biasanya dengan memperkerjakan seorang perempuan dengan status sebagai karyawan kontrak dalam kurun waktu tertentu dengan kriteria mempunyai karakter fisik yang menarik sebagai usaha untuk menarik perhatian konsumen.

Sales Promotion Girl (SPG)

Sales promotion girl atau SPG merupakan pekerjaan yang memerlukan ketrampilan berkomunikasi dalam melakukan promosi langsung untuk menawarkan suatu produk agar konsumen dapat tertarik dengan produk yang ditawarkan. Kemampuan berkomunikasi yang dimiliki seorang sales promotion girl akan mampu memberikan berbagai informasi yang berkaitan dengan produk. Oleh karena itu SPG menjadi salah satu cara promosi yang mempunyai daya tarik tersendiri dalam segi marketing.

Kebutuhan perusahaan terhadap tenaga sales promotion girl disesuaikan dengan karakteristik suatu produk yang akan dipasarkan. Seorang SPG dituntut untuk mempunyai tingkat kecerdasan yang memadai terutama terhadap pengetahuan produk yang dipromosikan atau dipasarkan selain mempunyai penampilan fisik yang mendukung terhadap karakter produk.

Berikut definisi dan pengertian Sales Promotion Girl (SPG) dari beberapa sumber buku: 

  • Menurut Poerwodarminto (1991), SPG adalah suatu profesi yang bergerak dalam pemasaran atau promosi suatu produk. Profesi ini biasanya mempekerjakan para wanita yang mempunyai karakter fisik yang menarik sebagai usaha untuk menarik perhatian konsumen. 
  • Menurut Retnasih (2001), SPG adalah seorang perempuan yang direkrut oleh perusahaan untuk mempromosikan produk dengan status sebagai karyawan kontrakan dalam kurun waktu tertentu untuk mempromosikan produk. 
  • Menurut Nitisemito (2001), SPG adalah salah satu pendukung pemasaran suatu produk yang diperlukan untuk menarik konsumen dengan kemampuan berpromosi sehingga mampu memberikan berbagai informasi yang berkaitan dengan produk.

Tujuan dan Fungsi SPG 

Sales Promotion Girl atau SPG merupakan suatu profesi yang bergerak dalam bidang pemasaran atau promosi suatu produk. Profesi ini biasanya menggunakan wanita yang mempunyai karakter fisik yang menarik sebagai usaha untuk menarik perhatian konsumen. Profesi SPG merupakan strategi marketing dalam bentuk personal selling yaitu interaksi tatap muka dengan satu atau lebih calon pembeli dengan tujuan untuk membuat presentasi, menjawab pertanyaan dan pengadaan pesanan.

Menurut Lupiyoadi (2012), tujuan penggunaan sales promotion girl atau SPB dalam pemasaran yaitu: 

  1. Bertujuan untuk konsumen membeli produk. Adanya sales promotion girls, konsumen lebih bisa mendapatkan informasi dibandingkan iklan.
  2. Sales promotion girl juga bisa dimanfaatkan untuk menggali informasi langsung dari konsumen. 
  3. Sales promotion girl harus mampu menciptakan image yang positif terhadap konsumen.

Pelaku usaha perlu melakukan cara-cara penjualan yang lebih personal kepada konsumen yaitu menggunakan jasa sales promotion girl dalam setiap produknya. Menurut Assauri (2002), terdapat beberapa fungsi sales promotion girl dalam strategi marketing atau pemasaran perusahaan, antara lain yaitu sebagai berikut:

a. Kompetitif Market 

Kondisi persaingan yang sangat kompetitif ini, produk perusahaan mudah sekali digantikan oleh produk lain dari perusahaan lain. Oleh sebab itu mengapa kemudian diperlukan sales promotion girl, salah satunya adalah untuk menghindari aktivitas substansi oleh konsumen akibat promosi pesaing melalui iklan televisi yang gencar, gerakan head to head oleh pesaing, dan memaksimalkan efektivitas dari iklan yang berbiaya besar.

b. Mengedukasi Konsumen 

Mengedukasi konsumen melalui pengetahuannya adalah kewajiban sales promotion girl. sales promotion girl tidak akan membiarkan konsumennya lepas begitu saja Setelah dalam kondisi kebingungan, oleh sebab itu sales promotion girl yang sudah dilatih dengan baik tidak akan membiarkan seorang konsumen yang sedang dalam kebingungan. Perusahaan menggunakan jasa sales promotion girl karena sales promotion girl dapat menyapaikan product knowledge dengan baik, pada konsumennya secara langsung.

c. Proses Selling 

Dalam hal ini sales promotion girl akan menginformasikan posisi stock yang ada di gudang maupun di rak serta memberikan informasi kegiatan yang diadakan. Baik itu dalam bentuk sewa gondola, aktivitas bagi sampel setiap sabtu minggu. Atau kegiatan promosi lain yang mengakibatkan supermarket dikunjungi konsumen untuk mencari produk yang sedang dipromosikan.

d. Space Terbatas 

Penggunaan sales promotion girl juga karena terbatasnya space di dalam supermarket, space rak yang didapat biasanya ukurannya kecil. Sehingga diperlukan adanya sales promotion girl agar dapat mengelola persediaan produk di rak dan gudang diharapkan mempercantik produk ketika display di rak.

e. Keunggulan Bersaing 

Perusahaan menganggap sales promotion girl sebagai keunggulan bersaing, sebab perusahaan mengandalkan penjualan produknya melalui efek impulsif buying. Bagi perusahaan yang mengharapkan penjualan melalui efek ini tentunya memerlukan seseorang yang merawat, menjaga, membersihkan, dan terus mengisi rak agar selalu tampil menarik lagi bagi konsumen.

Jenis-jenis SPG 

Sales Promotion Girl sebagai bagian dari kampanye produk suatu perusahaan memiliki jenis pekerjaan yang bervariasi. Terdapat SPG yang bekerja secara tetap, namun ada juga yang hanya dikontrak sesuai lamanya sebuah event pameran. Ada juga SPG yang menjalankan pekerjaannya di suatu tempat, tetapi ada juga yang berpindah-pindah. Secara umum, Sales Promotion Girl dibagi menjadi tiga kategori, yaitu; SPG Reguler, SPG Event, dan SPG Mobile. Adapun penjelasan dari masing-masing SPG berdasarkan jenis kualifikasi pekerjaan yang dilakukan adalah sebagai berikut:

a. SPG Reguler 

Sales Promotion Girl regular adalah SPG yang bekerja di perusahaan seperti SPG regular di supermarket di antaranya Carrefour, Giant, Hypermart, dan lain-lain. Mereka dibayar dengan sistem gaji dan insentif penjualan. Gaji SPG Reguler biasanya sesuai dengan jumlah UMP atau Upah Minimum Regional ditambah insentif. Selain gaji pokok, bonus penjualan menjadi hal yang menarik untuk pada SPG Reguler.

b. SPG Event 

Sales Promotion Girl Event selalu menarik perhatian yang ingin mencoba profesi SPG ini karena tidak dituntut untuk bekerja sebulan penuh dan bekerja hanya jika ada event. Setiap event berlangsung biasanya satu sampai tiga hari namun kadang bisa lebih lama. Sistem pembayaran atau fee dibayarkan per-hari berkisar minimal antara 150.000 sampai 200.000 atau bahkan bisa lebih, tergantung dari suatu besarnya event. 

c. SPG Mobile 

Sales Promotion Girl Mobile biasanya dikontrak oleh suatu Brand, dan kebanyakan dari brand rokok. Namun sekarang SPG Mobile bukan hanya SPG rokok saja melainkan juga Brand Provider ponsel dan sudah banyak yang memakai jasa SPG Mobile. Dalam proses pelaksanaan, SPG Mobile tidak serta terjun langsung melainkan mereka ditemani oleh Team Leader (TL) dan sudah ditentukan areanya masing-masing. Tugas dari SPG Mobile tersebut berjualan dan diawasi oleh seorang Team Leader. Pembayaran atau fee SPG Mobile berkisar minimal antara 200.000 sampai dengan 350.00 per-hari namun bisa lebih dan kontrak mereka biasanya sekitar tiga bulan. Sistem pembayaran atau fee biasanya perdua minggu atau sampai per-bulan.

Persyaratan dan Kriteria SPG 

Kebutuhan perusahaan terhadap tenaga sales promotion girl harus disesuaikan dengan karakteristik suatu produk yang akan dipasarkan. Kesesuaian antara produk yang dipromosikan dengan kualifikasi sales promotion girl memungkinkan akan meningkatkan daya tarik konsumen pada produk yang dipromosikan.

Menurut Raharti (2001), terdapat beberapa persyaratan kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang tenaga sales promotion girl dalam promosi penjualan, yaitu:

a. Performance 

Performance ini merupakan tampilan fisik yang dapat diindra dengan menggunakan penglihatan. Dalam perspektif ini, performance juga mengilustrasikan tentang pembawaan seseorang. Pembawaan ini diukur dari penampilan outlook (penampilan fisik) dan desain dress code (desain pakaian), ukuran dari pembawaan ini subyektif (setiap orang dimungkinkan berbeda).

b. Communicating style 

Komunikasi mutlak harus terpenuhi oleh sales promotion girl karena melalui komunikasi ini akan mampu tercipta interaksi antara konsumen dan sales promotion girls. Komunikasi ini diukur dari gaya bicara dan cara berkomunikasi. Pengukuran atas communicating style ini dikembalikan kepada konsumen karena bisa bersifat subyektif.

c. Body language 

Body language ini lebih mengarah pada gerakan fisik (lemah lembut, lemah gemulai, dan lainnya). Gerak tubuh ketika menawarkan produk dan sentuhan fisik (body touch) adalah deskripsi dari body language ini. Pengukuran atas body language dikembalikan kepada konsumen karena bisa bersifat subyektif. Jika memenuhi unsur tersebut, sangat dimungkinkan sales promotion girls yang direkrut perusahaan akan mampu menciptakan persepsi yang baik tentang produk yang diiklankan, dan akan diikuti dengan minat pembelian.

d. Persyaratan umum 

Seorang SPG biasanya dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan di antaranya yang memiliki karakteristik maksimal umur 24 tahun, pendidikan minimum SMU sederajat, tinggi badan minimum 160 cm, berat badan maksimal 55 kg, berpenampilan menarik, mampu berkomunikasi dengan baik, berpengalaman sebagai SPG atau punya minat belajar untuk menjadi SPG yang baik.

Job Desk SPG 

Tugas Sales Promotion Girl secara umum adalah menawarkan, mempromosikan, menjual dan memberikan penjelasan tentang produk tersebut. Tugas seorang SPG yang utamanya adalah menjadi seseorang yang mampu menarik perhatian pengunjung. Adapun hal-hal yang dilakukan oleh seorang SPG dalam penjualan atau promosi suatu produk adalah sebagai berikut: 

  1. See. Seorang pengunjung akan selalu melihat-lihat dulu sebelum memutuskan untuk membeli, posisi SPG sudah pasti harus menarik dari segi fisiknya. 
  2. Touch. Setelah berhasil menarik perhatian pengunjung untuk datang ke stand-nya, ini kesempatan bagi SPG untuk memberikan penjelasan kepada pengunjung tentang barang yang dijualnya dan memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk melihat kondisi barang yang ditawarkan. 
  3. Feel Different. Pada saat pengunjung sudah mau mendatangi stand dan mau mencoba barang yang ditawarkan, ini waktunya bagi SPG untuk memberikan penjelasan tentang keunggulan dan manfaat barang yang dijualnya kepada pengunjung. 
  4. Buy. Kombinasi antara daya tarik fisik dan kemampuan komunikasi SPG dengan pengunjung dalam memberikan penjelasan tentang barang yang dijualnya membuat pengunjung akhirnya mengambil keputusan untuk membeli.

Sales promotion girls harus mencerminkan citra yang baik bagi merek atau brand yang dipasarkan. Penampilan, tutur kata, pengetahuan dan memberikan pelayanan yang baik agar membangkitkan image yang positif bagi konsumen. Menurut Royan (2009), job desk seorang sales promotion girl atau SPG antara lain adalah sebagai berikut:

a. Promosi 

Berpromosi adalah hal utama yang harus dikerjakan oleh seorang sales promotion girl. Seorang SPG wajib melakukan jemput bola dan segera berinteraksi dengan konsumen untuk tujuan mempromosikan produknya. Sales promotion girl dalam aktivitasnya tentunya membutuhkan sampel produk yang akan digunakan dalam berpromosi. Jika ia berada di store maka contoh produk riil akan terlihat, biasanya perusahaan juga menyediakan contoh produk per-pieces. Atau perusahaan menggunakan tester untuk memandu konsumen dalam mengambil keputusan pembeli. Sales promotion girl akan memelihara dan mengelola tester ini untuk kepentingan dalam aktivitas bekerja. Jadi meskipun ia bertugas untuk mempromosikan produk, ia tidak hanya mempromosikan tetapi ia juga harus melihat persiapan secara keseluruhan.

b. Selling 

Alurnya sales promotion girl memperkenalkan terlebih dahulu, jika berminat sales promotion girl akan menjual produk itu. Sehingga dalam praktiknya, jika seorang sales promotion girl tidak berhasil menjual, ia tidak terlalu pusing sebab target ia adalah memperkenalkan dan kemudian menjual.

c. Merchandising 

Artinya disini sales promotion girl harus membuat display produk sedemikian rupa agar terjadi pembelian tak terencana oleh konsumennya. Tujuan dari mengubah iklan menjadi penjualan. Terjadinya pembelian tak terencana, memperkuat citra produk, menaikkan penjualan.

d. Persedian produk atau ratasi stok 

Dalam hal ini sales promotion girls menggunakan ABC selling untuk mempertahankan stok. Artinya sales promotion girl segera mengklasifikasi produk mana saja yang merupakan urutan pertama memiliki pelanggan paling banyak dengan mengkategorikan dengan huruf A, sedangkan yang kedua dengan huruf B, dan yang ketiga dengan huruf C. Serta yang kurang laku dengan huruf D. Menggunakan klasifikasi ini akan sangat membantu sales promotion girl dalam menentukan produk mana saja yang perlu dipesan banyak dan sedikit, tentunya setelah mengetahui data penjualan dari pihak store.

Daftar Pustaka

  • Poerwodarminto. 1991. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Bina Aksara.
  • Retnasih, Ratna. 2001. Sales Promotion Girls dalam Berbagai Perspektif. Jakarta: Salemba Empat.
  • Nitisemito, A.S. 2001. Manajemen Personalia. Jakarta: Ghalia Indonesia.
  • Lupiyoadi, Rambat. 2012. Manajemen Pemasaran Jasa. Jakarta: Salemba Empat.
  • Assauri, Sofyan. 2002. Manajemen Pemasaran Dasar, Konsep dan Strategi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
  • Raharti, Mujiasih. 2001. Manajemen Penjualan dan Pemasaran. Yogyakarta: Andi Offset.
  • Royan, F.M. 2009. The Real Sales Management Series: Booasting Sales Promotion Girl Performance. Jakarta: Elex Media Komputindo.