Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Google Classroom - Pengertian, Fungsi, Karakteristik, dan Cara Penggunaan

Google Classroom adalah layanan berbasis internet yang disediakan dan dikembangkan oleh Google untuk kegiatan e-learning (pembelajaran daring), sehingga memudahkan guru dalam mengelola kelas, dan meningkatkan komunikasi dengan peserta didik tanpa menggunakan kertas dan tatap muka secara langsung.

Google Classroom - Pengertian, Fungsi, Karakteristik, dan Cara Penggunaan

Google Classroom dirilis pada tahun 2014 sebagai salah satu bagian dari Google Apps for Education. Google Classroom merupakan aplikasi tak berbayar (gratis), yang disediakan sebagai alat untuk membantu pelaksanaan pembelajaran. Google Classroom membantu guru untuk membuat dan mengatur tugas kelas dengan cepat dan mudah, memberikan umpan balik kepada siswa langsung secara efisien, dan berkomunikasi bersama siswa tanpa terbatas oleh ruang dan waktu.

Google Classroom merupakan aplikasi yang memungkinkan terciptanya ruang kelas di dunia maya. Aplikasi ini membantu memudahkan guru dan siswa dalam melaksanakan proses belajar dengan lebih mendalam dan tanpa kontak fisik secara langsung dan lebih ramah terhadap lingkungan karena tidak lagi menggunakan kertas dalam mengumpulkan tugasnya.

Pengertian Google Classroom 

Berikut definisi dan pengertian Google Classroom dari beberapa sumber buku: 

  • Menurut Hakim (2016), Google Classroom adalah layanan berbasis Internet yang disediakan oleh google sebagai sebuah sistem e-learning. 
  • Menurut Afrianti (2018), Google Classroom adalah sebuah alat produktivitas yang didesain untuk memudahkan guru dalam menghemat waktu, mengelola kelas dan meningkatkan komunikasi dengan peserta didik.
  • Menurut Iskandar dkk (2020), Google Classroom adalah sebuah serambi pembelajaran yang dapat diperuntukan terhadap ruang lingkup pendidikan yang dimaksudkan untuk membantu menemukan jalan keluar atas kesulitan yang dialami dalam membuat penugasan tanpa menggunakan kertas (paperless). 
  • Menurut Corbyn (2019), Google Classroom adalah platform pembelajaran campuran yang dikembangkan oleh google untuk sekolah yang bertujuan menyederhanakan pembuatan, pendistribusian dan penetapan tugas dengan cara tanpa kertas.

Fungsi dan Manfaat Google Classroom 

Google classroom memudahkan guru dan siswa dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara lebih mendalam. Hal ini disebabkan karena baik siswa maupun guru dapat mengumpulkan tugas, mendistribusikan tugas, dan berdiskusi tentang pelajaran di manapun tanpa terikat batas waktu atau jam pelajaran.

Menurut Pradana dan Harimurti (2017), beberapa fungsi dan manfaat Google Classroom adalah sebagai berikut: 

  1. Kelas dapat disiapkan dengan mudah. Pengajar dapat menyiapkan kelas dan mengundang siswa serta asisten pengajar. Kemudian di dalam aliran kelas, mereka dapat berbagi informasi seperti tugas, pengumuman dan pertanyaan.
  2. Menghemat waktu dan kertas. Pengajar dapat membuat kelas, memberikan tugas, berkomunikasi dan melakukan pengelolaan, semuanya di satu tempat. 
  3. Pengelolaan yang lebih baik. Siswa dapat melihat tugas di halaman tugas, di aliran kelas maupun di kalender kelas. Semua materi otomatis tersimpan dalam folder Google Drive. 
  4. Penyempurnaan komunikasi dan masukan. Pengajar dapat membuat tugas, mengirim pengumuman dan memulai diskusi kelas secara langsung. Siswa dapat berbagi materi antara satu sama lain dan berinteraksi dalam aliran kelas melalui email. Pengajar juga dapat melihat dengan cepat siapa saja yang sudah dan belum menyelesaikan tugas, serta langsung memberikan nilai dan masukan real-time.
  5. Dapat digunakan dengan aplikasi yang anda gunakan. Kelas berfungsi dengan Google Document, Calender, Gmail, Drive dan Formulir. 
  6. Aman dan terjangkau. Kelas disediakan secara gratis. Kelas tidak berisi iklan dan tidak pernah menggunakan konten atau data siswa untuk tujuan iklan.

Karakteristik Google Classroom 

Google Classroom dirancang untuk membantu guru membuat dan mengumpulkan tugas tanpa kertas, termasuk fitur yang menghemat waktu seperti kemampuan untuk membuat salinan Google dokumen secara otomatis bagi setiap siswa.

Google Classroom juga terhubung dengan semua layanan Google For Education yang lainnya, sehingga pendidik dapat memanfaatkan Google Mail, Google Drive, Google Calendar, Google Docs, Google Sheets, Google Slides, dan Google Sites dalam proses pembelajarannya.

Adapun beberapa karakteristik yang dimiliki oleh Google Classroom adalah sebagai berikut:

a. Assigmenments (tugas) 

Penugasan disimpan dan dinilai pada rangkaian aplikasi produktivitas Google yang memungkinkan kolaborasi antara guru dan siswa atau siswa kepada siswa. Dokumen yang ada di Google Drive siswa dengan guru, file di drive siswa dan kemudian diserahkan untuk penilaian. Guru dapat memilih file yang kemudian dapat diperlakukan sebagai template sehingga setiap siswa dapat mengedit salinannya sendiri dan kemudian kembali ke nilai kelas alih-alih membiarkan semua siswa melihat, menyalin, atau mengedit dokumen yang sama. Siswa juga dapat memilih untuk melampirkan dokumen tambahan dari drive mereka ke tugas.

b. Grading (pengukuran) 

Google Classroom mendukung banyak skema penilaian yang berbeda. Guru memiliki pilihan untuk melampirkan file tugas sehingga siswa dapat melihat, mengedit, atau mendapatkan salinan individu. Siswa dapat membuat file dan kemudian menempelkannya ke tugas jika salinan file tidak dibuat oleh guru. Guru memiliki pilihan untuk memantau kemajuan setiap siswa pada tugas di mana mereka dapat memberi komentar dan edit. Mengembalikan tugas dapat dinilai oleh guru dan dikembalikan dengan komentar agar siswa dapat merevisi tugas dan masuk kembali. Setelah dinilai, tugas hanya dapat diedit oleh guru kecuali jika guru mengembalikan tugas masuk.

c. Communication (komunikasi) 

Pengumuman dapat diposkan oleh guru ke arus kelas yang dapat dikomentari oleh siswa yang memungkinkan komunikasi dua arah antara guru dan siswa. Siswa juga dapat memposting ke aliran kelas tapi tidak akan setinggi prioritas sebagai pengumuman oleh seorang guru dan dapat dimoderasi. Beberapa jenis media dari produk Google seperti file video YouTube dan Google Drive dapat dilampirkan ke pengumuman dan pos untuk berbagi konten. Gmail juga menyediakan opsi email bagi guru untuk mengirim email ke satu atau lebih siswa di Google Classroom. Kelas dapat diakses di website atau melalui aplikasi seluler Android dan IOS Classroom.

d. Time-Cost (hemat waktu) 

Guru dapat menambahkan siswa dengan memberi siswa kode untuk mengikuti kelas. Guru yang mengelola beberapa kelas dapat menggunakan kembali pengumuman, tugas, atau pertanyaan yang ada dari kelas lain. Guru juga dapat berbagi tulisan di beberapa kelas dan arsip kelas untuk kelas masa depan. Pekerjaan siswa, tugas, pertanyaan, nilai, komentar semua dapat diatur oleh satu atau semua kelas, atau diurutkan menurut apa yang perlu dikaji.

e. Archive Course (arsip program) 

Kelas memungkinkan instruktur untuk mengarsipkan kursus pada akhir masa jabatan atau tahun. Saat kursus diarsipkan, situs tersebut dihapus dari beranda dan ditempatkan di arsip kelas untuk membantu guru mempertahankan kelas mereka saat ini. Ketika kursus diarsipkan, guru dan siswa dapat melihatnya, namun tidak dapat melakukan perubahan apapun sampai dipulihkan.

f. Mobile Application (aplikasi dalam telepon genggam) 

Aplikasi seluler Google kelas, yang diperkenalkan pada bulan Januari 2015, tersedia untuk perangkat IOS dan android. Aplikasi membiarkan pengguna mengambil foto dan menempelkannya ke tugas mereka, berbagi file dari aplikasi lain, dan mendukung akses offline.

g. Privacy (privasi) 

Berbeda dengan layanan konsumen Google, Google Classroom, sebagai bagian dari G Suite for Education, tidak menampilkan iklan apa pun dalam antarmuka untuk siswa, fakultas, dan guru, dan data pengguna tidak dipindai atau digunakan untuk tujuan periklanan.

Cara Menggunakan Google Classroom 

Saat pertama kali menggunakan Google Classroom, terlebih dahulu harus masuk atau membuat akun google. Selanjutnya adalah mencari produk Google Classroom tersebut melalui Pencarian Google. Setelah masuk pada akun Google Classroom, kita dihadapakan pada tiga menu utama yaitu, stream (aliran), classwork (aktivitas siswa), dan people (orang). Penjelasan dari tiga menu utama tersebut adalah sebagai berikut: 

  1. Stream adalah fasilitas google class untuk membuat pengumuman, mendiskusikan gagasan, atau melihat aliran tugas, materi, quiz dari topik-topik yang diajarkan guru. 
  2. Classwork digunakan guru untuk membuat soal tes, pretes, quiz, mengunggah materi, dan mengadakan refleksi. Materi yang diunggah pada bilah classwork dapat berupa file word, exel, powerpoint, pdf maupun video. 
  3. People digunakan untuk mengundang siswa dengan kode akses yang telah tersedia, sedangkan untuk mengundang guru lain sebagai kolaborator cukup dengan mengundang guru melalui email masing-masing.

Cara penggunaan Google Claassroom dapat dibagi menjadi dua kelompok pengguna, yaitu:

a. Penggunaan untuk guru 

Langkah-langkah yang dilakukan oleh guru dalam menggunakan Google Classroom adalah:

  1. Membuat Kelas. Pertama, Login atau masuk ke aplikasi Google Clasroom yang telah didownload atau buka di laman classroom.google.com. Kedua, lalu pada layar akan muncul sejumlah pilihan, dibagian layar atas ada menu classes page, kemudian klik Add lalu klik create class. Ketiga, isi formulir tersebut, lalu klik create maka kelas berhasil kamu buat. 
  2. Mengundang Siswa. Pertama, pilih kelas yang bakal dibagikan. Kedua, lihat bagian kiri bawah judul kelas ada menu Kode Kelas, klik kode tersebut. Setelah itu, kamu copy kode tersebut dan bagikan ke para siswa. 
  3. Membuat Tugas. Pertama pada menu klik Tugas Kelas, dan pilih Tugas. Kemudian isi judul tugas beserta petunjuk pengerjaannya. Apabila anda tidak menambahkan materi atau melampirkan file, kamu klik saja menu Tambahkan. Setelah itu, masuk ke bagian setting lalu atur ketentuan tugas seperti poin, dan batas waktu pengerjaan. Apabila semua sudah selesai, klik Tugaskan. 
  4. Memposting Materi. Pertama pada menu klik Tugas Kelas, dan pilih Materi. Kemudian isi judul dan deskripsi materi tersebut. lalu klik Tambahkan untuk melampirkan materi atau file dari link, file, google drive, atau pun youtube. Kemudian masuk ke bagian setting dan atur mau ditujukan kepada siapa saja materi dan topik tersebut. 
  5. Melihat tugas yang dikirim. Pada menu klik Tugas Kelas, dan pilih atau klik Tugas. Kemudian pada menu tersebut akan ditampilkan detail tugas, kemudian klik Diserahkan. Lalu akan muncul data atau file jawaban dari siswa yang telah menyerahkan tugas. Setelah itu anda tinggal klik file tersebut, dan lalu berikan penilaian atau tanggapan. Jika telah selesai, klik menu atau tombol Kembalikan.

b. Penggunaan untuk siswa 

Sedangkan langkah-langkah yang dilakukan oleh siswa dalam menggunakan Google Classroom adalah: 

  1. Bergabung Kelas. Pertama login atau masuk ke aplikasi Google Classroom yang telah didownload atau masuk ke laman classroom.google.com. lalu pilih tanda + yang berada di atas sudut kanan dan pilih Gabung Kelas. Setelah itu, masukkan kode kelas yang telah diberikan guru dan klik Gabung.
  2. Mengirim Tugas. Pada menu klik Tugas Kelas, kemudian pilih tugas yang akan kamu kerjakan. Setelah itu, bakal muncul detail tugas-tugas yang bisa dipilih, lalu klik Lihat Pertanyaan untuk jawab pertanyaan. Kemudian kamu bakal diarahkan ke halaman pertanyaan, kamu pun bisa menjawabnya pada kolom yang telah disediakan. Apabila sudah selesai menjawab atau mengerjakan, klik Serahkan dan selesai.

Kelebihan dan Kekurangan Google Classroom 

Seperti jenis-jenis media dan metode pembelajaran pada umumnya, Google Classroom juga memiliki kelebihan dan kekurangan, antara lain yaitu sebagai berikut (Iftakhar, 2016):

a. Kelebihan Google Classroom 

Kelebihan atau keunggulan Google Classroom adalah: 

  1. Mudah digunakan. Sangat mudah digunakan. Desain Google Kelas sengaja menyederhanakan antarmuka instruksional dan opsi yang digunakan untuk tugas pengiriman dan pelacakan, komunikasi dengan keseluruhan kursus atau individu. 
  2. Menghemat waktu. Ruang kelas google dirancang untuk menghemat waktu. Ini .mengintegrasikan dan mengoptimatisasi penggunaan aplikasi google lainnya, termasuk dokumen, slide, dan spreadsheet, proses pemberian distribusi dokumen, penilaian, penilaian formatif, dan umpan balik disederhanakan. 
  3. Berbasis cloud. Google Classroom menghadirkan teknologi yang lebih profesional dan otentik untuk digunakan dalam lingkungan belajar karena aplikasi google mewakili sebagian besar alat komunikasi perusahaan berbasis cloud yang digunakan diseluruh angkatan kerja profesional. 
  4. Fleksibel. Aplikasi ini mudah diakses dan dapat digunakan oleh instruktur dan peserta didik di lingkungan belajar tatap muka dan lingkungan online sepenuhnya. Hal ini memungkinkan para pendidik untuk mengeksplorasi dan memengaruhi metode pembelajaran yang dibalik lebih mudah serta mengotomatisasi dan mengatur distribusi dan pengumpulan tugas dan komunikasi dalam beberapa milis instruksional.
  5. Gratis. google kelas sendiri sudah dapat digunakan oleh siapapun untuk membuka kelas di google kelas asalkan memiliki akun gmail dan bersifat gratis. Selain itu dapat mengakses semua aplikasi lainnya, seperti Drive, Document, Spreadsheets, Slides, dll. Cukup mendaftar ke akun google. 
  6. Ramah seluler. Google Classroom dirancang agar responsif. Mudah digunakan pada perangkat mobile manapun. Akses mobile ke materi pembelajaran yang menarik dan mudah untuk berinteraksi sangat penting dalam lingkungan belajar terhubung web saat ini.

b. Kekurangan Google Classroom 

Kekurangan atau kelemahan Google Classroom adalah: 

  1. Google Classroom yang berbasis web mengharuskan pendidik dan peserta didik untuk terkoneksi dengan internet sehingga apabila daerah dengan koneksi internet yang tidak mumpuni tentu akan kesulitan untuk mengaksesnya. 
  2. Pembelajaran yang dilakukan jadi bersifat individul sehingga mengurangi pembelajaran sosial peserta didik. 
  3. Apabila peserta didik tidak kritis dan terjadi kesalahan materi akan berdampak ke pengetahuannya. 
  4. Kurangnya interaksi antara pendidik dan peserta didik atau bahkan antar peserta didik sehingga memperlambat terbentuknya nilai dalam proses belajar mengajar. 

Daftar Pustaka

  • Hakim, Abdul Barir. 2016. Efektifitas Penggunaan E-Learning Moodle, Google Classroom dan Edmodo.
  • Afrianti, Wahyuni Eka. 2018. Penerapan Google Classroom dalam Pembelajaran Akuntansi. Yogyakarta: Universitas Islam Indonesia.
  • Iskandar, A., & dkk. 2020. Aplikasi Pembelajaran Berbasis TIK. Yayasan Kita Menulis.
  • Corbyn, Gregory. 2019. Google Classroom: 99 Ideas How To Use Google Classroom Effectively. The Ultimate Guide To Learn Google Classroom. Independently Published.
  • Pradana, dkk. 2017. Pengaruh Penerapan Tools Google Classroom pada Model Pembelajaran Project Based Learning terhadap Hasil Belajar Siswa. Jurnal IT-Edu. Vol.02, No.01.
  • Iftakhar, Shampa. 2016. Google Classroom: What Works and How?. Journal of Education and Social Sciences.