Perbandingan Sewa dan Kepemilikan Kendaraan Perusahaan
Sebuah perusahaan bisa berkembang dengan pesat jika bisa mengelola armada kendaraan dengan baik. Perusahaan harus dapat mengambil keputusan apakah membeli kendaraan atau sewa mobil untuk kendaraan operasional.
Perusahaan harus tahu perbandingan antara kedua pilihan tersebut, apakah lebih menguntungkan solusi sewa mobil untuk perusahaan atau membeli kendaraan. Pada artikel ini akan dibahas secara lengkap tentang perbandingan antara kepemilikan kendaraan dan sewa mobil.
Perbandingan Antara Sewa Mobil dengan Kepemilikan Kendaraan
Sebelum memutuskan membeli kendaraan atau menyewa kendaraan sebaiknya pahami perbandingannya terlebih dahulu agar tahu mana yang lebih menguntungkan. Untuk mengetahui informasi selengkapnya lihat penjelasan berikut ini.
Biaya dan Modal Awal
Modal dan biaya awal untuk kepemilikan mobil sangatlah besar jumlahnya. Modal ini akan terus bertambah jumlahnya seiring bertambahnya jumlah kendaraan yang dibeli. Kalau sampai membeli dalam jumlah yang sangat banyak bisa menyebabkan arus kas perusahaan terganggu dan ini akan mempengaruhi perkembangan perusahaan.
Sedangkan sewa mobil tidak membutuhkan banyak modal karena perusahaan hanya cukup menggunakan uang mereka untuk membayar biaya sewa sesuai dengan kesepakatan. Biaya sewa ini biasanya ditentukan berdasarkan jumlah kendaraan yang disewa, jenis kendaraan dan durasi sewa.
Biaya Operasional
Perusahaan yang mempunyai kendaraan sendiri harus mengeluarkan biaya operasional untuk pengelolaan armada yang jumlahnya lumayan banyak. Perusahaan harus menggelontorkan uang untuk biaya perbaikan, perawatan rutin, depresiasi kendaraan, pajak dan asuransi. Biaya ini umumnya tergantung dari kondisi dan usia kendaraan.
Kalau biaya operasional untuk sewa mobil tidak sebanyak kepemilikan mobil karena biaya ini biasanya sudah ditanggung oleh jasa sewa mobil. Perusahaan penyedia solusi sewa mobil untuk perusahaan biasanya akan menanggung semua biaya perawatan atau perbaikan mobil sesuai dengan kontrak perjanjian yang dibuat.
Depresiasi Nilai
Perusahaan yang memiliki kendaraan sendiri untuk kebutuhan operasional harus menanggung penuh kerugian akibat depresiasi nilai. Kendaraan yang perusahaan miliki setiap tahunnya akan mengalami penurunan nilai jual yang terjadi karena usia kendaraan yang sudah tua atau kondisi kendaraan yang sudah tidak bagus lagi.
Kalau memilih sewa mobil tidak akan dipusingkan dengan depresiasi nilai karena kendaraan yang digunakan bukanlah aset milik perusahaan melainkan milik penyedia jasa. Jadi setelah masa sewa mobil sudah berakhir maka mobil bukan lagi tanggung jawab perusahaan, jadi mau turun atau tidak nilai jualnya tidak akan merugikan perusahaan.
Fleksibilitas Penggunaan
Perusahaan yang mempunyai hak kepemilikan atas kendaraan operasional lebih leluasa dalam menggunakan kendaraan karena sudah menjadi hak milik. Perusahaan dapat memakai kapan saja kendaraan tersebut untuk berbagai macam kebutuhan.
Meskipun penggunaannya fleksibel, namun perusahaan merasa kesulitan ketika ingin mengganti kendaraan karena harus menjual dan menghapus aset terlebih dahulu. Kalau sewa mobil memang tidak terlalu fleksibel dalam penggunaannya karena terikat dengan aturan-aturan yang ada di surat perjanjian.
Meski penggunaannya tidak sebebas kepemilikan kendaraan namun perusahaan bisa lebih leluasa ketika ingin mengganti kendaraan. Kalau kebutuhannya sudah berbeda, perusahaan bisa upgrade kendaraan sesuka hati.
Pengaturan Kendaraan
Perusahaan yang memiliki terlalu banyak kendaraan akan merasa kesulitan ketika mengatur kendaraan karena semuanya harus diatur sendiri, mulai dari perawatan, perbaikan sampai dengan penggantian suku cadang.
Kalau memilih solusi sewa mobil untuk perusahaan tidak akan serepot ini karena untuk mengelola kendaraan cukup menggunakan layanan yang disediakan perusahaan jasa sewa. Perusahaan cukup menghubungi jasa sewa ketika ingin melakukan servis atau perbaikan kendaraan.
